National Journals

Accredited by Ditjen Pendidikan Tinggi

  1. Lisanti, M., Widiatmaka, dan Sahara. 2019. Potensi lahan pengembangan pertanian hortikultura buah nanas untuk pengembangan wilayah di Kabupaten Subang. Tataloka, 20(4): 420-430.
    View
  2. Murod, M., C. Kusmana, M.H. Bintoro, Widiatmaka, E. Hilmi. 2018. Analisis Struktur Kendala dalam Pengelolaan Sagu Berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. Bulletin Palma, 19(2): 101-116.
  3. Aminah, M., M. Hubeis, Widiatmaka, H. Wijayanto. 2018. Hambatan Partisipasi Petani Dalam Pengembangan Padi Organik Di Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 8(3): 330-338, doi: 10.29244/jpsl.8.3.330-338
    View
  4. Santoso, P.B.K., Widiatmaka, S. Sabiham, Machfud, I W. Rusastra. 2017. Analisis struktur hubungan penyebab dan pencegahan konversi lahan sawah menggunakan ISM dan GIS (Studi kasus Subang, Jawa Barat). Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 7(1): 74‐ DOI:10.19081/jpsl.2017.7.2.184 (Terakreditasi Dikti sejak November 2016).
  5. Solihin, M.A., R.P. Sitorus, A. Sutandi, Widiatmaka. 2017. Karakteristik lahan dan kualitas kemanisan ubi jalar Cilembu. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 7(3): 251-259. DOI: 10.19081/jpsl.2017.7.3.251
    View
  6. Sunjaya, M.I., Sudarsono, Widiatmaka, S. Yahya. 2017. Tea plantation dynamic in West Java based on productivity and institutional research. Jurnal MIMBAR 33(1):191-197. DOI:10.29313/mimbar.v33i1.2315
    View
  7. Herwirawan, FX, C. Kusmana, Widiatmaka, E. Suhendang. 2017. Changes in land use/land cover patterns in Indonesia’s border and their relation to population and poverty. Journal Management Hutan Tropika, 23(2):90-101. DOI:10.7226/jtfm.23.2.90.
    View
  8. Iswandi, U., Widiatmaka, B. Barus, B. Pramudya. 2017. Evaluasi kesesuaian lahan untuk kawasan permukiman dengan metode multi criteria evaluation di Kota Padang. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 7(1): 148-154.
    View
  9. Keratorop, M., Widiatmaka, 2016. Arahan pengembangan komoditas tanaman pangan pada lahan tersedia di Boven Digoel, Papua. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 6(2): 141‐150. DOI:10.19081/jpsl.2016.6.2.141
  10. Ramadhan, R., Widiatmaka, U. Sudadi. 2016. Perubahan penggunaan lahan dan pemanfaatan ruang pada wilayah rawan longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 6(2): 168‐ DOI:10.19081/jpsl.2016.6.2.159.
  11. Triamtomo, V., Widiatmaka, A. M. Fuah. 2016. Landuse Planning for beekeeping using Geographic Information in Sukabumi Regency, West Java. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 6(2): 159‐ DOI:10.19081/jpsl.2016.6.2.168.
  12. Nurdin, S. Widiatmaka, K. Munibah. 2016. Perencanaan pengembangan lahan sawah di Kubu Raya, Kalteng. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 6 (1): 1- DOI:10.19081/jpsl.6.1.1
  13. Setiawati, A.R., S.R.P. Sitorus, 2016. Perencanaan penggunaan lahan komoditas unggulan perkebunan di Tanah Datar. Jurnal Tataloka, 18(3): 131-140. DOI:10.14710/tataloka.18.3.131-140
  14. Widiatmaka, I. Firmansyah, W. Ambarwulan, K. Munibah, S.R.P. Sitorus. 2015. Appraisal keberlanjutan multidimensi penggunaan lahan untuk sawah di Karawang, Jawa Barat. Jurnal Kawistara, 5(2): 113-131. DOI:10.22146/kawistara.7591
  15. Widiatmaka, W. Ambarwulan, M.Y.J. Purwanto, Y. Setiawan, H. Effendi. 2015. Daya dukung lahan berbasis kemampuan lahan. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 22(2): 247-259. DOI:10.22146/jml.18749
  16. Yamani, A., E. Rustiadi, Widiatmaka. 2015. Evaluasi pola ruang berbasis kerawanan banjir di Pidie, Aceh Darusalam. Jurnal Tataloka, 17(3): 130-146. DOI:10.14710/tataloka.17.3.130-146.
  17. Widiatmaka, Ambarwulan, R.P. Tambunan, Y.A. Nugroho, Suprajaka, Nurwadjedi, P.B.K. Santoso. 2014. Land use planning of paddy field using geographic information system and land evaluation in West Lombok, Indonesia. Indonesian Journal of Geography, 45(1): 79 – 88. DOI:10.22146/ijg.5004
  18. Hartono, A., Widiatmaka, P. Curmi, J. Berrier, A. Jafrezic. The characteristics of iron concentration in tropical paddy soils with different organic matter content. Jurnal Tanah Tropika, 16: 129-144.

Accredited by LIPI

  1. Murdaningsih, Widiatmaka, Munibah, W. Ambarwulan. 2017. Analisis spasial perubahan penggunaan lahan pertanian untuk mendukung kemandirian pangan di Indramayu. Globe, 19(2): 175-184.
  2. Umar, I., Widiatmaka, B. Barus, B. Pramudya. Prioritas pengembangan pemukiman pada kawasan rawan banjir di Kota Padang, Sumatra Barat. Globe, 19(2): 83-94. DOI:10.24895/MIG.2017.19-1.537
  3. Firmansyah, I., Widiatmaka, B. Pramudya, S. Budiharsono. 2015. Dinamika spasial tekanan lahan pertanian di kawasan pertumbuhan baru. Jurnal Ketransmigrasian, 32(2): 73-83.
    View
  4. Fatmawaty, D., P.T. Baskoro, Widiatmaka. 2015. Strategi pengembangan komoditas perkebunan berbasis daya dukung lahan di Majene, Sulawesi Barat. Globe, 17(1): 25-32.
  5. Osly, P.J., Widiatmaka, B. Pramudya, K. Murtilaksono. 2015. Prioritas pengembangan kawasan perkebunan tebu di Seram Bagian Timur. Globe, 17(1): 33-42.
  6. Wulandari, W.S., D. Darusman, C. Kusmana, 2015. Kajian finansial pengembangan biodisel Kemiri Sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) pada lahan tersedia di Jawa Barat. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 12(1): 31-42. DOI:10.20886/jpsek.2015.12.1.31-42
  7. Rachmawati, N., K. Munibah, Widiatmaka. 2014. Kesesuaian lahan untuk budidaya lebah madu dan arahan pengembangannya (studi kasus Cianjur). Globe, 16(1): 85-96.
  8. Cahyaningrum, W., Widiatmaka. K. Suwardi. 2014. Arahan spasial pengembangan minapadi berbasis kesesuaian lahan dan analisis A’WOT di Cianjur, Jawa Barat. Globe, 16(1): 73-84.
  9. Santosa, S., E. Rustiadi, B. Mulyanto, K. Murtilaksono, Widiatmaka, N.F. Rachman. 2014. Model penetapan lahan sawah berkelanjutan berbasis regresi logistik dan evaluasi lahan multikriteria di Sukabumi. Globe, 16(2): 175-184.
  10. Susetyo, B., Widiatmaka, H.S. Arifin, Machfud, N.H.S. Arifin. 2014. Analisis spasial kemampuan dan kesesuaian lahan untuk mendukung model perumusan kebijakan manajemen lanskap di sempadan Sungai Ciliwung, Kota Bogor. Globe, 16(1): 51-58.
  11. Widiatmaka, Ambarwulan, S.L. Munajati, K. Munibah, K. Murtilaksono, R.P. Tambunan, Y.A. Nugroho, P.B.K. Santoso, Suprajaka, Nurwadjedi. 2013. Perencanaan spasial peningkatan produksi kedelai berbasis kesesuaian lahan di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Globe, 15(2): 161-169.
  12. Widiatmaka, Zulfikar, S. Anwar, W. Ambarwulan. 2013. Perencanaan spasial pemanfaatan lahan untuk komoditas perkebunan rakyat di Pidie Jaya, Nangroe Aceh Darussalam. Geomatika, 19(1): 40 – 49.
  13. 2013. Kesesuaian lahan fisik dan ekonomi untuk padi sawah:studi kasus wilayah perencanaan Kota Terpadu Mandiri Rawapitu, Lampung. Globe, 15(1): 86 -92.
  14. Widiatmaka, P. Mulia, M. Hendrisman. 2012. Evaluasi lahan pemukiman transmigrasi pola lahan kering menggunakan Automated Land Evaluation System (ALES): Studi Kasus Rantau Pandan SP-2, Jambi. Geomatika, 18(2): 144 – 157.
  15. Widiatmaka, M. Ardiansyah, W. Ambarwulan. 2012. Perubahan cadangan karbon organik tanah dalam konteks perubahan penggunaan lahan selama 2 dekade: studi kasus Bogor, Jawa Barat. Globe, 14(2): 170 – 177.
  16. Widiatmaka, B.D. Ginting-Soeka. 2012. Distribusi spasial besaran erosi untuk perencanaan penggunaan lahan lestari: studi kasus Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Rantau Pandan SP-1, Jambi. Globe, 14(1): 60-69.
  17. Nazam, M., S. Sabiham, B. Pramudya, Widiatmaka, I.W. Rusastra. 2011. Penetapan luas lahan optimum usahatani padi sawah mendukung kemandirian pangan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat. Jurnal Agro Ekonomi, 29(2): 113-145. DOI:10.21082/jae.v29n2.2011.113-145
  18. Ambarwulan, W., Widiatmaka. 2003. Penggunaan citra aster untuk studi sumberdaya alam. Globe, 4(1): 37 – 46.
  19. Ambarwulan, W., Widiatmaka. 2003. Pemetaan bahan tersuspensi menggunakan citra Landsat TM: Studi Kasus Teluk Banten. Globe, 4(1): 1 – 11.

Others

  1. Widiatmaka, W. Ambarwulan, C.E. Sjamsudin, L. Syaufina. Geographic Information System and Analytical Hierarchy Process for land use planning of beekeeping in forest margin of Bogor Regency, Indonesia. Jurnal Silvikultur Tropika, 7(3) (supl): S50-S-57.
    View
  2. Widiatmaka, A. Mediranto, H. Widjaja. 2015. Karakteristik, klasifikasi tanah, dan pertumbuhan tanaman jati (Tectona Grandis Linn f.) Var. Unggul Nusantara di Ciampea, Bogor. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 5(1): 87-97. DOI:10.19081/jpsl.2015.5.1.87 (sebelum terakreditasi)
    View
  3. Widiatmaka, Ambarwulan, S.P. Mulia, B.D. Ginting-Soeka, Bondansari. 2015. Evaluasi lahan fisik dan ekonomi komoditas pertanian utama transmigran di lahan marginal kering masam Rantau Pandan SP-4, Jambi. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 5(2): 152-160. DOI:10.19081/jpsl.2014.4.2.152
  4. Raharjo, S., Widiatmaka, U. Sudadi. 2015. Analisis kesesuaian lahan untuk komoditas sayuran unggulan di Batang. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 5(1): 33-41. DOI:10.19081/jpsl.2015.5.1.33
  5. Nurlailita, C. Kusmana, Widiatmaka. 2015. Keragaan biofisik ekosistem mangrove di Birem Bayeun dan Rantau Selamat, Aceh Timur. Jurnal Silvikultur Tropika, 6(2): 71-77.
  6. Yuniar, P.S., Widiatmaka, A.M. Fuah. 2015. Analisis potensi pengembangan peternakan sapi potong di Kota Tangerang Selatan. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 3(2): 106-112.
  7. Surya, R.A., M.Y.J. Purwanto, A. Sapei, Widiatmaka. 2015. Pengembangan kebijakan pengelolaan air baku berkelanjutan di Sub-DAS Konaweha, Sulawesi Tenggara. Analisis Kebijakan Kehutanan, 12(3):263-282., DOI:10.20886/jakk.2015.12.3.263-282
  8. Surya, R.A., M.Y.J. Purwanto, A. Sapei, Widiatmaka. 2014. Analisis status keberlanjutan pengelolaan air baku di Konawe, Sulawesi Tenggara. Jurnal Bumi Lestari, 14(2): 213-225.
  9. Cahyaningrum, W., Widiatmaka, Soewardi. 2014. Potensi lahan untuk kolam ikan di Kabupaten Cianjur berdasarkan analisis kesesuaian lahan multikriteria. Jurnal Tanah dan Lingkungan, 16(1): 24-30.
  10. Suhaema, E., Widiatmaka, B. Tjahjono. Pengembangan wilayah peternakan sapi potong berbasis kesesuaian fisik lingkungan dan kesesuaian lahan untuk pakan di Cianjur. Jurnal Tanah dan Lingkungan, 16(2): 53-60.
  11. Widiatmaka, S. P. Mulya, M. Hendrisman. 2012. Analisis kesesuaian lahan tingkat satuan pemukiman menggunakan Automated Land Evaluation System (ALES): studi kasus Rantau Pandan SP-1, Jambi. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 2(1): 46-55. DOI:10.19081/jpsl.2012.2.1.46
  12. 2012. Perencanaan penggunaan lahan konservasi tingkat satuan pemukiman: studi kasus Unit Pemukiman Transmigrasi Rantau Pandan SP-3, Jambi. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 2(1): 29-36. DOI:10.19081/jpsl.2012.2.1.29
  13. Sihotang, H., M. Januar, Widiatmaka, Basuni. 2012. Model konservasi sumberdaya air Danau Toba. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 2(2):65-72
  14. Sihotang, H., M. Januar, Widiatmaka, Basuni. 2012. Expert perception about water ressources of Toba Lake. Forum Ilmiah Universitas Jakarta, 16(9): 25-35.
  15. Suwarli, S.R.P. Sitorus, Widiatmaka, E.I.K. Putri, dan Kholil. 2012. Dinamika perubahan penggunaan lahan dan strategi ruang terbuka hiiau (RTH) terbuka berdasarkan alokasi anggaran lingkungan daerah (Studi Kasus Kota Bekasi). Forum Pascasarjana, 35(1): 37-52.
  16. Saida, S. Sabiham, S.H. Sutjahjo, 2011. Analisis keberlanjutan usahatani tanaman hortikultura buah-buahan pada lahan berlereng di hulu DAS Jeneberang. Jurnal Ilmiah Bertani, VI(2): 162-177.
  17. Saida, S. Sabiham, S.H. Sutjahjo, 2011. Analisis keberlanjutan usahatani tanaman sayuran pada lahan berlereng di hulu DAS Jeneberang, Sulawesi Selatan. Jurnal Matematika, Sains dan Teknologi, 12(2): 101-112.
  18. Purnama, H., A. Sutandi, 2010. Karakteristik lahan pada pertanaman duku (Lansium domesticum Corr.) di Jambi. Jurnal Tanah dan Lingkungan, 12(2): 18-24.
  19. Widiatmaka, Suwarno, N. Kusmaryandi. Karakteristik pedologi dan pengelolaan revegetasi lahan bekas tambang nikel: studi kasus lahan bekas tambang nikel Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Jurnal Tanah dan Lingkungan, 12(2): 1-10.
  20. Moravia, H., Widiatmaka, B. Barus, D.O. Pribadi. 2009. Studi arahan pengembangan industri pertanian sebagai strategi pembangunan wilayah Kabupaten Kerinci. Forum Pascasarjana, 32(4): 259-271.
  21. Arabia, T., S. Hardjowigeno, Sudarsono, Widiatmaka, N. Suharta. 2009. Kenampakan pedologi tanah sawah yang berasal dari toposekuen berbahan induk volkanik di daerah Bogor-Jakarta. Jurnal Agrista, 13(1): 1-7.
  22. Arabia, T., S. Hardjowigeno, Sudarsono, Widiatmaka, N. Suharta. Susunan horizon tanah sawah pada toposekuen Latosol berbahan induk volkanik di daerah Bogor-Jakarta. Jurnal Agrista, 12(3): 231-238.
  23. Pangestu, M.B., Suwardi, Widiatmaka. Pengaruh penambahan zeolite pada media tumbuh tanaman pada tanaman melon dan semangka dalam system hidroponik. Jurnal Zeolit Indonesia, 3(1): 30-36.
  24. Wardoyo, S.S., O. Haridjaja, 2001. Distribusi herbisida glifosat di dalam tanah dan pengaruhnya terhadap ciri tanah dan pertumbuhan kedelai. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 10(2): 40-45.
  25. Widiatmaka, B. Mulyanto, A. Sastiono. 1999. Pengindonesiaan istilah mikromorfologi yang digunakan dalam “Handbook for Soil Thin Section Description”. Jurnal Tanah dan Lingkungan, 2(1): 33-36.
  26. Widiatmaka, Hallaire, P. Curmi. 1998. Transfer hidrik pada tanah dalam keadaan jenuh: analisis aliran air melalui pori tanah berdasarkan morfologi dan morfometri pori dengan image analysis. Jurnal Tanah dan Lingkungan, 1(1): 1-11.